Midas Mode 2.0 Ajang Reuni Tim Legenda

Salah satu hal yang menjadi tujuan utama bagi pemain Dota 2 adalah memenangkan The International. Fokus dan usaha yang keras sangat diperlukan agar bisa meraih apa yang dicita-citakan tersebut. Namun, kerjasama dengan teman satu tim adalah kunci utama dalam permainan ini.

Ketika sebuah tim gagal memenangkan The International, manajemen mereka akan memutuskan untuk shuffle atau mengganti anggota roster tim mereka. Sebaliknya ketika tim berhasil memenangkan The International mereka akan mempertahankan timnya. Terbukti ketika OG memenangkan TI8 dan TI9 berturut-turut dengan anggota roster tim yang sama. Bagi mereka, kebersamaan, keakraban dan kekeluargaan akan tercipta seiring dengan waktu yang mereka jalani bersama untuk mencapai tujuan yang sama.

sumber: joinDOTA.com

 Seiring dengan waktu, banyak anggota tim yang kembali dengan rekan satu timnya dulu setelah berpindah-pindah tim. Midas Mode 2.0 adalah salah satu turnamen yang mewujudkan reuni tersebut. Terbukti bahwa tim Alliance dan NaVi akan bertanding di turnamen ini dengan formasi yang sama seperti ketika memenangkan The International. Alliance akan tampil dengan roster seperti ketika TI3 yaitu dengan formasi: Jonathan "Loda" Berg, Gustav "s4" Magnusson, Henrik "AdmiralBulldog" Ahnberg, Jerry "EGM" Lundkvist dan Joakim "Akke" Akterhall. Loda adalah pemain legenda yang saat ini menjadi coach di Alliance, S4 saat ini belum menemukan tim baru pasca keluar dari roster Evil Geniuses, dan AdmiralBulldog meski sudah tidak ingin melanjutkan karirnya menjadi pemain dan menjadi streamer, namun demi Midas Mode 2.0 ia akan kembali ke kompetitif demi fans-nya.

Selain Alliance, tim legenda Natus Vincere akan tampil dengan roster TI1 yaitu: Ivan "Artstyle" Antonov, Danil "Dendi" Ishutin, Alexander "XBOCT" Dashkevich, Dmitriy "LighTofHeaveN" Kupriyanov dan Clement "Puppey" Ivanov. Setelah hengkang dari Natus Vincere, Artstyle kini menjadi coach di tim Winstrike. XBOCT juga kini menjadi coach di NaVi. Sedangkan Puppey tetap di Secret dari 2014 sampai sekarang. Hal ini sangat menarik perhatian para fans Dota 2 terutama yang mengikuti Dota 2 dari The International yang pertama. Namun, formasi ini hanya berlangsung sementara yaitu selama turnamen Midas Mode 2.0 berlangsung.

Sekilas tentang Midas Mode 2.0

Midas Mode 2.0 adalah sebuah turnamen major yang bisa diikuti oleh tim dari tiga regional, yaitu Eropa (EU), Amerika Utara dan Selatan (NA), dan China dan Asia Tenggara (CN). Tim yang ikut serta dalam turnamen ini sebanyak 12 tim dengan empat tim dari masing-masing regional. Tim dari regional NA yang mengikuti turnamen ini adalah J.Storm, beastcoast, Fighting Pepegas, dan Team Anvorgesa. Dari EA ada tim OG, Sir Sadim’s Stunners, TI3 Alliance dan TI1 Natus Vincere. Yang terakhir dari CN ada tim Vici Gaming, BuNIng’s Legion, Fnatic dan EHOME.

Total hadiah turnamen Midas Mode 2.0 sebanyak 150.000 USD atau setara dengan 2 milyar rupiah. Juara pertama di masing-masing regional berhak membawa pulang hadiah sebanyak 22.000 USD atau setara dengan 310 juta rupiah. Juara dua, tiga, dan empat di masing-masing regional berhak membawa pulang hadiah sebanyak 14.000 USD, 9.000 USD, dan 5.000 USD.

Midas Mode 2.0 dilaksanakan dari tanggal 24 September hingga 2 Oktober 2019. Bagi kamu yang tidak ingin melewatkan kesempatan langka melihat jagoanmu di masa lalu bertarung lagi, kamu bisa menonton melalui youtube atau twitch Moonducktv. Siapa nih jagoanmu di Midas Mode 2.0?

Post a Comment

0 Comments